ass Wr wb
Wah udah lama neh nggak menulis di Blog Sibuk sih alasannya/malas, baru sekarang ngisi blog lagi hari ini ngasih judul puasa Ramadhan 1423 H, bicara tentang puasa banyak hal-hal yang kita dapat pelajari mulai dari ayatnya sampai kita melakukan ibadahnya ayat yang sering keluar di ceramah tentunya pada setiap ramadhan 1423 H yaitu albaqarah 183 bunyi udah pasti pada tahu ya......

183. Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,
Jelas dari puasa ini sudah menjadi perbandingan di antara orang yang beriman dan yang tidak kewajiban berpuasa hanya untuk orang yang beriman karena dalam rukun islam juga di jelas, puasa merupakan bagian dari rukun islam jadi jelas bagi mereka yang tidak berpuasa sudah tidak beriman dan tidak pula islam, kadang saya juga berfikir apa ya julukan bagi mereka yang tidak menjalankan rukun islam ini, tapi mengaku islam! kalo kita ibaratkan ada kesalahan di tubuh organisasi ini seh namanya oknum, memang ada ya? yang mau mengkoreksi jika kita melihat di dunia nyata bagi mereka yang mengaku islam tetapi tidak menjalankan rukun dan syaratnya baik islam maupun iman nah orang yang sepeti ini apa bisa kita sebut OKNUM he..he..he.....
Dan bagi mereka yang beriman diwajibkan lagi? berpuasa dari shubuh hingga magrib dan satu bulan penuh lagi wah ini sangat memberatkan tentunya jika kita pikirkan dengan akal sehat kita sayangnya kata-kata di dalam alquran ini menjelaskan WAJIB bagi mereka yang beriman dan orang-orang sebelum kamu, masalahnya kenapa puasa itu sangat memberatkan karena kita belum menerapkan jika kita disiplin tidak ada yang berat di dunia ini dalam bidang apapun kalo didunia olah raga kita lihat bagi mereka yang angkat beban, lari marathon, berenang menyebrangi selat, dll yang kesemuanya tidak dapat dilakukan dengan seketika akan tetapi harus bertahap belajar hingga dapat melakukannya , bagaimanakah dengan berpuasa haruslah juga bertahap masalahnya kita taat tidak kepada allah akan perintahnya dengan alquran yang diturunkan kadang yaitu dasar manusia kita itu lho yang susah suka memudahkan sesuatu yang sudah mudah dan kadang menyulitkan sesuatu yang tidak sulit.
untuk bertakwa lebih banyak lagi ujian dan godaanya wah untuk ke arah itu penulis seh belum sampai ke tingkat itu semoga allah memberikan jalan untuk kita semua ke tingkat keimanan dan ketauhidan yang lebih tinggi lagi insya allah, pembaca yang budiman didalam berpuasa kita dapat belajar banyak tentang kejujuran dimana bisa saja seseorang minum(berbuka) di tempat yang tidak diketahui oleh siapa pun akan tetapi dia mengakui berpuasa ini tidak benar di sini kita belajar kejujuran dari diri kita sendiri dimana jujur oleh rasullulah dijadikan contoh sehingga kita bisa yakin bahwa alquran yang diturunkan oleh allah tidak ada satu huruf ayat atau pun titik yang dikorupsi untuk jaman sekarang seh nilai titik, ayat, koma tidak ada harganya melainkan, uang, money, ............. anda bisa bayangin rasullulah koma dan titik aja nggak mau korupsi dari sebuah ayat makanya rasullulah punya julukan al amin orang yang sangat dipercaya (artinya jujur).
Makna puasa masing-masing dari individu mendapatkan hal yang berbeda bagi mereka yang ke gemukan mungkin di bulan puasa ini mendapatkan manfaatnya atau sebaliknya bagi mereka yang kurus mungkin di bulan ini bisa gemuk karena nafsu lapar dari siang hari di balas malam, dan masih banyak sekali, tetapi penulis sendiri mendapatkan mafaat puasa yaitu bisa merasakan sulitnya orang miskin yang kelaparan dan ke hausan mungkin tidak hanya satu hari mungkin tiga hari tidak makan hanya minum tok, bagaimanakah kita merasakan hal yang sama, sepertinya saya akan bercerita sedikit pengalaman saya merasakan hali ini, dimulai satt sebelum ramadhan datang ustadz saya bercerita banyak kaum muslimin itu puasanya menunda makan siang maksudnya apa saya tanyakan ya menunda ......hanya menunda sedangkan syahwat makannya tetap terjaga artinya saat dia puasa mereka disibukkan untuk berbuka nanti bukanya merasakan oh.....beginikah rasanya tidak makan seharian yang kita harus latih ialah syahwat (rasa) diri kita diliputi oleh rasa / keinginan yang luar biasa dan ini yang sulit dikendalikan padahal kita tahu kekuatan perut kita, tidak lebih 2 piring nasi dan minum 1 gelas air jarang kita bisa melihat hal ini dan pada saat berbuka luar biasa syahwat kita sulit untuk dikendalikan semua mau dimakan demi memuaskan rasa mulut/ tenggorokan/ perut wah pokoknya luar biasa deh akan tetapi saya coba mengendalikan rasa mau makan ini yang luar biasa akhirnya ini terwujud saya mengucapkan alhamdullilah tingkatan puasa saya berubah dan saya mencoba lagi tingkatannya jika saya menjadi orang miskin, tidak ada makanan untuk berbuka yang ada hanya air woow dahsatnya saat azan magrib berkumandang saya tidak langsung minum karena saya tidak mempersiapkan bekal untuk buka puasa, saya mencarinya ke warung dll, akhirnya saya dapat saya minum dan tidak makan saya memposisikan seperti orang miskin yang tidak ada makanan yang dimakan dan setelah saya coba lakukan luarbiasa pembaca yang budiman hari itu saya langsung masuk angin saya harus membayar dokter untuk menyembuhkannya dan sesuadah saya ke dokter saya baru menyadari betapa sulitnya menjadi orang miskin yang tidak mempunyai apapun untuk di konsumsi yang ada hanyalah air putih, air mata saya berlinang mengapa rasullulah selalu bicara saya begitu dekat dengan orang miskin, bagaimana dengan kita, yang nota bene nya hanya menunggu waktu berbuka ibadah kita hanya menungu-dan menunggu waktu berbuka, banyak hal lagi yang belum saya ceritakan hal-hal dalam berpuasa tahun ini mungkin akan saya ceritakan dalam judul yang baru agar pembaca idak terlalu banyak saat membacanya.
Pesan saya bagi siapapun yang berpuasa hanya untuk Allah dan hanya Allah pula yang akan membalasnya dan carilah makna yang sesuangguhnya dari puasa kita, agar ayat yang diturunkan allah lewat rasulnya menjadi benar kita amalkan dan bukan hanya diperbincangkan dan didengarkan akan tetapi di amalkan dilakukan sebagai ruh dalam hidup kita. ini tidak mudah lho semua membutuhkan pengorbanan saya saja harus kedokter membayar cukup mahal hanya memposisikan diri kita menjadi orang miskin yang tidak punya apapun semoga semua yang baik hanya datang dari allah dan yang salah dan khilaf datang dari diri penulis mohon dimaafkan.
wasalam wr.wb.
Makna puasa masing-masing dari individu mendapatkan hal yang berbeda bagi mereka yang ke gemukan mungkin di bulan puasa ini mendapatkan manfaatnya atau sebaliknya bagi mereka yang kurus mungkin di bulan ini bisa gemuk karena nafsu lapar dari siang hari di balas malam, dan masih banyak sekali, tetapi penulis sendiri mendapatkan mafaat puasa yaitu bisa merasakan sulitnya orang miskin yang kelaparan dan ke hausan mungkin tidak hanya satu hari mungkin tiga hari tidak makan hanya minum tok, bagaimanakah kita merasakan hal yang sama, sepertinya saya akan bercerita sedikit pengalaman saya merasakan hali ini, dimulai satt sebelum ramadhan datang ustadz saya bercerita banyak kaum muslimin itu puasanya menunda makan siang maksudnya apa saya tanyakan ya menunda ......hanya menunda sedangkan syahwat makannya tetap terjaga artinya saat dia puasa mereka disibukkan untuk berbuka nanti bukanya merasakan oh.....beginikah rasanya tidak makan seharian yang kita harus latih ialah syahwat (rasa) diri kita diliputi oleh rasa / keinginan yang luar biasa dan ini yang sulit dikendalikan padahal kita tahu kekuatan perut kita, tidak lebih 2 piring nasi dan minum 1 gelas air jarang kita bisa melihat hal ini dan pada saat berbuka luar biasa syahwat kita sulit untuk dikendalikan semua mau dimakan demi memuaskan rasa mulut/ tenggorokan/ perut wah pokoknya luar biasa deh akan tetapi saya coba mengendalikan rasa mau makan ini yang luar biasa akhirnya ini terwujud saya mengucapkan alhamdullilah tingkatan puasa saya berubah dan saya mencoba lagi tingkatannya jika saya menjadi orang miskin, tidak ada makanan untuk berbuka yang ada hanya air woow dahsatnya saat azan magrib berkumandang saya tidak langsung minum karena saya tidak mempersiapkan bekal untuk buka puasa, saya mencarinya ke warung dll, akhirnya saya dapat saya minum dan tidak makan saya memposisikan seperti orang miskin yang tidak ada makanan yang dimakan dan setelah saya coba lakukan luarbiasa pembaca yang budiman hari itu saya langsung masuk angin saya harus membayar dokter untuk menyembuhkannya dan sesuadah saya ke dokter saya baru menyadari betapa sulitnya menjadi orang miskin yang tidak mempunyai apapun untuk di konsumsi yang ada hanyalah air putih, air mata saya berlinang mengapa rasullulah selalu bicara saya begitu dekat dengan orang miskin, bagaimana dengan kita, yang nota bene nya hanya menunggu waktu berbuka ibadah kita hanya menungu-dan menunggu waktu berbuka, banyak hal lagi yang belum saya ceritakan hal-hal dalam berpuasa tahun ini mungkin akan saya ceritakan dalam judul yang baru agar pembaca idak terlalu banyak saat membacanya.
Pesan saya bagi siapapun yang berpuasa hanya untuk Allah dan hanya Allah pula yang akan membalasnya dan carilah makna yang sesuangguhnya dari puasa kita, agar ayat yang diturunkan allah lewat rasulnya menjadi benar kita amalkan dan bukan hanya diperbincangkan dan didengarkan akan tetapi di amalkan dilakukan sebagai ruh dalam hidup kita. ini tidak mudah lho semua membutuhkan pengorbanan saya saja harus kedokter membayar cukup mahal hanya memposisikan diri kita menjadi orang miskin yang tidak punya apapun semoga semua yang baik hanya datang dari allah dan yang salah dan khilaf datang dari diri penulis mohon dimaafkan.
wasalam wr.wb.






